1. Penjemputan di Bandara oleh Perwakilan Kampus / Akomodasi
Amat penting untuk mengawali harimu di luar negeri dengan bimbingan
yang tepat. Dapatkan bantuan dari Konsultan Pendidikan yang dapat
membantu kamu sebagai mahasiswa baru untuk pengaturan penjemputan di
bandara oleh perwakilan kampus/akomodasi. Pastikan untuk memiliki
gambaran yang jelas tentang skenario penjemputan. Kamu akan merasa lebih
nyaman dan siap untuk merangkul pengalaman barumu di luar negeri.
2. Penukaran Sejumlah Uang Tunai
Mudah-mudahan kamu telah tiba di tempat akomodasi baru dengan
sejumlah uang tunai lokal. Jika belum, kamu setidaknya perlu
mempersiapkan sedikit dulu uang tunai minimal cukup untuk 24 jam
kebutuhan pertama kamu dengan menukarkannya di bandara. Mungkin kamu
sudah paham bahwa penukaran uang, kecuali terpaksa, jangan dilakukan di
biro penukaran uang di bandara karena biro tersebut mengenakan biaya
komisi tinggi. Jika kamu sudah menyiapkan sejumlah uang tunai lokal,
maka itu sudah langkah yang tepat. Dana sebesar minimal 1 minggu
pengeluaran tentu akan memberikan kamu cukup waktu untuk membereskan hal
terkait pembukaan rekening lokal dan pencarian mesin ATM terdekat.
3. Hubungi Ayah dan Ibu
Ingatlah untuk mengaktifkan perangkat komunikasi kamu dan memberitahu mereka melalui Whassap chatting atau Skype,
atau menelpon mereka untuk memastikan mereka tahu bahwa kamu telah
sampai di negara tujuan dengan aman dan selamat. Pesan singkat /
telponmu akan membuat orang tuamu tenang dan kamupun akan lega karena
orangtuamu tidak perlu mengkhawatirkanmu lagi.
4. Click, Text & Share
Perasaan yang timbul selama minggu pertama kamu akan menjadi kenangan
lucu untuk diingat di saat-saat selanjutnya. Emosi cemas, haru biru,
senang, dan emosi lain tersebut dapat kamu tuangkan dalam foto dan
tulisan dalam buku harian kamu, blog, atau Instagram, dan akan membantu kamu menyalurkan perasaan campur-aduk tersebut sehingga kamupun akan merasa lebih lega.
5. Bongkar Koper dan Mulai Menetap
Selamat! Kamu sudah berhasil melewati tahapan awal. Sekarang saatnya
untuk menjadikan tempat tinggalmu sebuah peraduan yang nyaman, a home
sweet home. Jangan heran jika kamu perlu pergi ke toko untuk membeli
beberapa barang yang lupa dibawa (gantungan baju, sandal rumah yang
nyaman?). Setelah semuanya beres dan tertata, kamu akan menghilangkan
perasaan kangen rumah atau homesick itu dan kamu dapat melangkah keluar dengan lebih percaya diri.
6. Buka Pintu Kamar Kamu Lebar-Lebaaaarrr
Ungkapan di atas hanya kiasan tentunya. Yang kami maksud adalah kamu
sebaiknya membuka diri terhadap beribu-ribu pengalaman baru yang akan
kamu temui di negara baru, dengan tempat yang asing, makanan yang belum
pernah kamu rasakan, orang-orang yang belum pernah kamu temui. Ketimbang
meringkuk sendirian seperti bola dan sibuk mengirimkan SMS kepada
teman-teman di Indonesia tentang betapa kamu merindukan mereka, sekarang
saatnya untuk menguak sisi ekstrovert kamu! Beranikan diri untuk keluar
ke lorong-lorong dan memulai percakapan dengan siswa lain atau
mengunjungi pasar lokal terdekat dan jika sepanjang perjalanan itu kamu
menjalin pertemanan baru, pastikan untuk mengatur waktu dan tempat
pertemuan berikutnya.
7. Memastikan Kontek Awal
Staf pemasaran universitas, atau teman keluarga; membina hubungan
dengan mereka dapat menambah wawasan yang sekecil apapun dapat
membantumu dalam beradaptasi dengan budaya lokal. Carilah kegiatan
menarik yang diadakan oleh kampus sehingga kamu dapat mulai daftar,
rencanakan hal-hal yang ingin kamu lakukan di minggu pertama kamu. Teman
keluargamu mungkin memiliki tips tentang di mana untuk menemukan
restoran Indonesia yang enak namun terjangkau, toko kebutuhan
sehari-hari yang murah, dll. Kamu tidak akan pernah tahu jika kamu tidak
pernah bertanya!
8. Jelajahi Kampus Anda
Tersesat di kampus di masa studimu bukanlah sesuatu yang
menyenangkan. Mengapa tidak upayakan untuk mengenali lingkungan kampusmu
sebelum semester dimulai? Cara terbaik untuk dapat merasa nyaman dengan
area sekitar kampus adalah dengan berjalan kaki menjelajahi: menemukan
bangunan utama, pilihan transportasi umum ke dan dari kampus atau letak
ruang kelasmu. Jelajahi sendiri (jika kamu adalah tipe petualang),
tetapi perlu beritahu teman atau pengurus akomodasi tentang rencanamu
itu, atau mencari program mentor dari staf pemasaran universitas (baca
tip # 7 untuk menghindari bepergian sendiri).
9. Bereskan Hal-Hal Kecil Namun Penting
Membuka rekening bank lokal, melaporkan diri di kedutaan, membeli
peralatan memasak, mendapatkan kartu bus, mencari buku-buku referensi
bekas pakai dengan harga setengah dari harga buku yang baru, mendaftar
untuk kelas, daftar masih terus bersambung. Tapi jika kamu mulai
membereskan hal-hal tersebut sedikit demi sedikit, upaya di awal ini
akan memastikan hari-harimu selama beberapa bulan mendatang lebih
tenang. Banyak dari kegiatan ini dapat direncanakan di muka selama masa
orientasi yang diadakan oleh kampusmu. Namun, dengan mengetahui hal-hal
ini benar-benar ke depan dapat membantu kamu menghemat biaya dan waktu .
10. Jangan Permasalahkan Masalah Sepele
Biasanya penyesuaian kehidupan di kampus membutuhkan waktu lebih lama
dari waktu yang dibutuhkan untuk menjalani kehidupan sehari-hari di
tempat baru. Jangan merasa sedih jika hari pertamamu tidak berjalan
seperti yang kamu harapkan. Selalu ingatkan diri sendiri: ini hanya
awalnya! Kamu mungkin akan melewati berbagai masalah karena perbedaan
budaya dan bahasa, namun tetaplah yakin bahwa selama kamu memiliki niat
baik, hari-harimu akan menyenangkan dan kamu akan segera menemukan
komunitas yang membuatmu merasa nyaman.
referensi :
http://www.suneducationgroup.com/10-tips-bertahan-di-masa-awal-belajar-di-luar-negeri.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar