Selasa, 21 November 2017

REVIEW JOURNAL "A Study on Emotional Intelligence At Work Place"


Nama Jurnal : European Journal of Business and Management
Judul Jurnal : A Study on Emotional Intelligence At Work Place
Nama Peneliti : Dr. Desti Kannaiah & Dr. R.Shanthi
Tahun Volume dan Hal : Vol.7, No.24, 2015 / ISSN 222-1905 (paper) ISSN 2222-2839 (online)
Reviewer : Elsa Divia M.
Tanggal : 22 november 2017
Tujuan penelitian          :    Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor penentu kecerdasan emosional karyawan di tempat kerja dan untuk mengetahui tingkat kesadaran karyawan terhdap kecerdasam emosi.
Metodologi Penelitian    :    Pada penelitian ini sifatnya deskriptif, data yang relevan dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder. Penelitian ini juga menggunakan metode random sampling yang digunakan untuk mengumpulkan data dari 150 responden dalam organisasi. Datanya dikumpulkan melalui kuisoner terstruktur yang terbagi menjadi dua bagian yang diminta oleh responden. Yang pertama mengungkap karakteristik pribadinya seperti usia, pendidikan, pendapat dan status perkawinan. Dan pada bagian kedua dari kuisoner mengukur tingkat kecerdasan emosional karyawan  mengunakan skala yang dibangun oleh Goelman.
HASIL                          :    Hasil pada penelitian ini mengemukakan bahwa tingkat kecerdasan  emosional diukur menggunakan skala Goelman, hasil menemukan tingkat yang kurang dari kuisoner, statistik realibilitas dilakukan. Devillis (1991) bahwa tingkatan keandalan yang dapat diterima untuk tes psikometri dimulai dari 0,65 dalam analisis ini, nilai reliabilitasnya di atas 0,65. Nilai Alpha Cronbach penelitian ini adalah 884 (88,4 %). Nilai Kaiser-Meyer-Olkin kecukupan dari sampling adalah 0,798 (79,8%) yang mencukupi bila akan dilanjutkan untuk analisis faktor. Total varian menjelaskan untuk penelitian ini adalah 65,539% dari 10 komponen penentu kecerdasan emosional karyawan di tempat kerja, yaitu Faktor hubungan, Faktor adaptasi, Inisiatif karyawan, Faktor responsibilitas, Faktor kepemimpinan, Optimisme, Membangun kerjasama tim, Faktor loyalitas, Kompetensi emosional, Rasa empati terhadap karyawan.
Kesimpulan                  :    Kecerdasan emosional memiliki peranan penting bagi karyawan dalam organisasi. Pada penelitian ini ditunjukkan berbagai alasan bagaimana cara mengontrol emosi dan alasan emosi itu sendiri timbul. Karena dalam mengotrol emosi dengan baik adalah sebuah persyaratan yang penting untuk SDM dan bagi karyawan itu sendiri, sebab dapat membantu untuk meningkatkan komitmen organisasi, meningkatkan produktivitas, efisiensi, mempertahankan bakat terbaik dan memotivasi karyawan untuk bekerja. Peneliti dalam penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional dikaitkan dengan setiap bagian kinerja ditempat kerja. Oleh karena itu,  kecerdasan emosional adalah sebuah peranan penting dalam kehidupan.
Kelemahan penelitian :    Kelemahan dalam penelitian ini kurang dijelaskan secara jelas, subjek pada penelitian ini.
Kekuatan  penelitian   :    Kekuatan penelitian ini menjelaskan secara jelas tentang berbagai macam terjadinya emosi dan cara yang baik untuk mengontrol emosi. Serta membuat pembaca memahami bahwa kecerdasan emosional dapat membuat keberhasilan dalam sebuah kehidupan pekerjaan.

Jurnal ini juga dapat dijadikan referensi tentang artikel yang saya posting tentang proposal penelitian, yang mengambil judul kecerdasan emosional pada pengemudi ojek konvensional. Seperti yang dikatakan didalam jurnal diatas, bahwa kecerdasan emosional dapat membuat keberhasilan dalam sebuah kehidupan pekerjaan.

Referensi :
https://researchonline.jcu.edu.au/40340/1/40340%20Kannaiah%20and%20Shanthi%202015.pdf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar