Nama Jurnal : European Journal of Business and
Management
Judul Jurnal : A Study on Emotional Intelligence At
Work Place
Nama Peneliti : Dr. Desti Kannaiah & Dr.
R.Shanthi
Tahun Volume dan Hal : Vol.7, No.24, 2015 / ISSN
222-1905 (paper) ISSN 2222-2839 (online)
Reviewer : Elsa Divia M.
Tanggal : 22 november 2017
Tujuan
penelitian :
Tujuan utama dari penelitian ini adalah
untuk mengkaji faktor-faktor penentu kecerdasan emosional karyawan di tempat
kerja dan untuk mengetahui tingkat kesadaran karyawan terhdap kecerdasam emosi.
Metodologi
Penelitian : Pada
penelitian ini sifatnya deskriptif, data yang relevan dikumpulkan dari sumber
primer dan sekunder. Penelitian ini juga menggunakan metode random sampling
yang digunakan untuk mengumpulkan data dari 150 responden dalam organisasi. Datanya
dikumpulkan melalui kuisoner terstruktur yang terbagi menjadi dua bagian yang
diminta oleh responden. Yang pertama mengungkap karakteristik pribadinya
seperti usia, pendidikan, pendapat dan status perkawinan. Dan pada bagian kedua
dari kuisoner mengukur tingkat kecerdasan emosional karyawan mengunakan skala yang dibangun oleh Goelman.
HASIL
: Hasil pada penelitian
ini mengemukakan bahwa tingkat kecerdasan emosional diukur menggunakan skala Goelman,
hasil menemukan tingkat yang kurang dari kuisoner, statistik realibilitas
dilakukan. Devillis (1991) bahwa tingkatan keandalan yang dapat diterima untuk
tes psikometri dimulai dari 0,65 dalam analisis ini, nilai reliabilitasnya di
atas 0,65. Nilai Alpha Cronbach penelitian ini adalah 884 (88,4 %). Nilai
Kaiser-Meyer-Olkin kecukupan dari sampling adalah 0,798 (79,8%) yang mencukupi
bila akan dilanjutkan untuk analisis faktor. Total varian menjelaskan untuk
penelitian ini adalah 65,539% dari 10 komponen penentu kecerdasan emosional karyawan
di tempat kerja, yaitu Faktor hubungan, Faktor adaptasi, Inisiatif karyawan,
Faktor responsibilitas, Faktor kepemimpinan, Optimisme, Membangun kerjasama
tim, Faktor loyalitas, Kompetensi emosional, Rasa empati terhadap karyawan.
Kesimpulan
: Kecerdasan emosional memiliki peranan
penting bagi karyawan dalam organisasi. Pada penelitian ini ditunjukkan
berbagai alasan bagaimana cara mengontrol emosi dan alasan emosi itu sendiri
timbul. Karena dalam mengotrol emosi dengan baik adalah sebuah persyaratan yang
penting untuk SDM dan bagi karyawan itu sendiri, sebab dapat membantu untuk
meningkatkan komitmen organisasi, meningkatkan produktivitas, efisiensi,
mempertahankan bakat terbaik dan memotivasi karyawan untuk bekerja. Peneliti dalam
penelitian ini menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional dikaitkan dengan setiap
bagian kinerja ditempat kerja. Oleh karena itu, kecerdasan emosional adalah sebuah peranan
penting dalam kehidupan.
Kelemahan
penelitian :
Kelemahan dalam penelitian ini kurang
dijelaskan secara jelas, subjek pada penelitian ini.
Kekuatan
penelitian : Kekuatan
penelitian ini menjelaskan secara jelas tentang berbagai macam terjadinya emosi
dan cara yang baik untuk mengontrol emosi. Serta membuat pembaca memahami bahwa
kecerdasan emosional dapat membuat keberhasilan dalam sebuah kehidupan
pekerjaan.
Jurnal
ini juga dapat dijadikan referensi tentang artikel yang saya posting tentang
proposal penelitian, yang mengambil judul kecerdasan emosional pada pengemudi
ojek konvensional. Seperti yang dikatakan didalam jurnal diatas, bahwa
kecerdasan emosional dapat membuat keberhasilan dalam sebuah kehidupan
pekerjaan.
Referensi
:
https://researchonline.jcu.edu.au/40340/1/40340%20Kannaiah%20and%20Shanthi%202015.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar